Tue. Aug 3rd, 2021

Pada Senin (16/12/2019) lalu, viral di media sosial foto meja peninggalan Sri Sultan HB VIII di Museum Keraton Yogyakarta yang rusak akibat ulah wisatawan. Kerusakan itu diakibatkan oleh wisatawan yang naik podium dan melakukan selfie di koleksi museum. Kemudian baru baru ini juga viral, sejumlah wanita membuat video tiktok di tengah jembatan Suramadu, Jawa Timur.

Foto selfie sebenarnya mampu membuat perjalanan semakin berwarna dan menjadi pengingat setelah perjalanan. Maka dari itu, sah sah saja jika banyak orang melakukan selfie, selama kita mengikuti aturan yang berlaku. Kompas.com merangkum tujuh tempat yang sebaiknya dipikirkan ulang oleh wisatawan jika ingin selfie.

Bukan tanpa alasan, beberapa tempat ini memiliki alasan demi keamanan, empati, dan tata krama yang berlaku. Berikut ini tujuh tempat yang seharusnya tidak dijadikan lokasi selfie: Seperti diketahui, museum adalah tempat yang menyimpan banyak barang atau benda bersejarah.

Oleh karena usia, koleksi museum terbilang sudah sangat tua dan rapuh sehingga mudah rusak. Berfoto selfie memungkinkan kejadian kerusakan pada barang barang museum, apalagi jika wisatawan terlalu dekat dengan barang barang tersebut. Beberapa museum telah melarang pengunjungnya membawa dan menggunakan tongkat narsis (tongsis) guna mencegah kerusakan yang mungkin terjadi ketika wisatawan berfoto selfie.

Tetap ingin mengabadikan momen di museum? Bisa saja, kamu bisa mengabadikannya lewat foto biasa, asal tidak melakukan selfie. Tentunya tetap dalam sikap hati hati agar tidak menimbulkan kerusakan pada benda benda museum. Tempat kedua adalah di lokasi bencana.

Wisatawan seharusnya tidak berfoto selfie di lokasi bencana dan tragedi. Hal ini bicara mengenai etika dan simpati. Sebagai contoh di Monumen Bom Bali atau Ground Zero.

Kita ketahui bersama bahwa peristiwa atau tragedi Bom Bali 1 begitu membekas di hati para keluarga korban. Untuk mengenangnya, lalu didirikan monumen di Jalan Legian Kaja Nomor 38, Kuta, Bali. Foto bisa saja membantu kamu untuk ikut merasakan kisah kisah penderitaan pada tragedi itu, tetapi tentu tidak dengan mengumbar senyum ceria dan selfie.

Seperti kita ketahui, tempat tempat ibadah seperti masjid, gereja, candi, pura, wihara, dan tempat ibadah lainnya merupakan tempat tempat yang menjunjung tinggi tata krama. Maka dari itu, sebaiknya kita tidak melakukan selfie di tempat ibadah. Dengan hal ini, kita juga ikut menghargai penduduk setempat atau pemeluk agama yang beribadah di sana.

Terlebih lagi, foto selfie biasanya akan mengeluarkan suara yang gaduh dan dapat mengganggu orang atau umat yang sedang beribadah. Berfoto selfie di tempat tempat yang membahayakan, seperti tepian tebing, sekitar kawah gunung, dan atas gedung seharusnya dihindari oleh wisatawan. Hal ini bukan tidak mungkin akan mencelakakan wisatawan sendiri.

Tak terhitung berapa banyak wisatawan dunia yang kehilangan nyawanya hanya untuk selfie di tempat yang tak semestinya. Dasar dalam etika fotografi adalah jangan ambil foto orang lain jika kamu tidak ingin difoto. Negara negara seperti Amerika Serikat dan di Benua Eropa biasanya memiliki pantai yang mengizinkan wisatawannya berpakaian minim atau bahkan telanjang.

Jika ingin ber selfie, sebaiknya hargai privasi para pengunjung yang tengah berjemur dan berenang dengan tidak mengikutsertakan mereka dalam fotomu. Selain itu, etika tentang selfie juga mengatur kenyamanan orang orang di sekitarnya. Jika mereka tidak nyaman, sebaiknya kamu tidak berfoto selfie di sana. Akhir akhir ini tak sedikit orang atau wisatawan yang berlibur menggunakan mobil dan melakukan selfie ketika mengemudi.

Aktivitas seperti ini mampu membuat hal hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan. Sebaiknya, tahan dulu untuk tidak berfoto selfie di kendaraan, terlebih saat mengemudi. Kamu bisa berfoto selfie di tempat tempat tujuanmu karena pemandangan akan jauh lebih menarik ketimbang di dalam mobil.

Pergi liburan ke kebun binatang biasanya dimanfaatkan wisatawan untuk berfoto selfie dengan salah satu hewan yang ada di sana. Perlu diketahui, beberapa hewan memiliki tingkah laku yang kadang bisa berubah. Ada kalanya hewan itu jinak, ada pula kalanya menjadi liar.

Hal hal ini yang perlu dipikirkan ulang jika ingin berfoto selfie dengan hewan karena mampu membahayakan nyawamu. Kecuali jika memang terdapat kaca pembatas, dan tidak dalam jarak kontak dengan hewan tersebut. Selain itu, berfoto selfie juga menyebabkan beberapa hewan merasa terancam dan terganggu.

Maka dari itu, sebaiknya tahan dulu untuk berfoto selfie dengan hewan, terutama hewan liar.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *