Mon. Jun 21st, 2021

Kapendam Jaya Letnan Kolonel Arh Herwin BS membenarkan telah terjadi tindakan asusila sesama jenis antara oknum tenaga kesehatan dan pasien Covid 19 di RSD Wisma Atlet. Kapendam Jaya menyatakan menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut, karena telah melanggar norma susila. "Dampak dari perbuatan mereka berisiko terhadap penularan virus kepada tenaga kesehatan lain," ujar Kapendam Jaya dalam keterangannya, Sabtu (26/12/2020).

Kapendam Jaya menjelaskan saat ini Kodam Jaya selaku Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) pelaksana operasional RSD Wisma Atlet telah mengamankan kedua terduga pelaku. Keduanya juga telah dilakukan PCR Tes. "Apabila hasilnya negatif maka akan diserahkan kepada pihak Kepolisian untuk diambil langkah hukum," jelasnya.

Manajemen RSD Wisma Atlet akan memperbaiki pengawasan kepada para penghuni wisma atlet agar kejadian serupa tidak terulang lagi. "Kami juga akan mengevaluasi proses rekrutmen relawan medis sebagai bentuk antisipasi," tambahnya. Kedepan, pihaknya akan lebih meningkatkan standar prosedur operasianal (SOP) RSD Wisma Atlet termasuk dalam pengawasan kegiatan dan di setiap tower serta memonitor pelaksanaan pelayanan kesehatan.

Sebelumnya muncul sebuah pengakuan seorang yang mengaku pasien Covid 19 di Wisma Altet Kemayoran telah berhubungan badan dengan perawat viral di lini masa Twitter. Pengakuan tersebut diunggah melalui akun Twitter @bottialter pada Jumat (25/12/2020). Akun tersebut mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp dengan seseorang yang disebut sebagai perawat di Wisma Atlet Kemayoran.

Dalam percakapan, pasien dan perawat janjian melakukan seks sesama jenis di toilet wisma atlet. Akun itu juga mengunggah foto sebuah alat pelindung diri (APD) yang disebutkan milik perawat dalam kondisi terlepas. Setelah pengakuannya viral hingga ramai ramai dilaporkan oleh pengguna Twitter ke dinas terkait, akun @bottialter kini sudah dikunci.

Ungkapan berupa tangkapan layar yang menampilkan percakapan antara pasien tersebut dengan perawat Wisma Atlet itu akhirnya viral dan di retweet ribuan orang. Hal itu menimbulkan beragam respons yang mengecam perbuatannya. Salah satunya seorang warganet bernama Fariedh dengan akun @muhammadfariedh, membuat cuitan agar tindakan pasien dan perawat tersebut dapat segera diusut.

"Tolong diusut tuntas pak. Meresahkan sekali. Diduga pasien covid 19 melakukan hubungan intim dengan perawat/nakes di wisma atlet," tulis pemilik akun @muhammadfariedh. Tangkapan layar pesan whatsapp tersebut diposting oleh akun @areajulid. Dalam postingan itu banyak dari netizen yang meerasa geram atas apa yang dilakukan oleh pasien wisma atlet dengan akun bernama @bottialter sebagai pelaku atas tindakan berhubungan intim dalam lokasi wisma yang menaungi pasien corona.

Netizen merasa kepo dengan pemilik akun tersebut, akhirnya mencari tahu siapakah pasien yang begitu gamblangnya menyebarkan tindakannya di sosial media, tapi akun tersebut kini udah di privasi. Menyayangkan tindakannya yang bisa aja merugikan pasien covid lainnya yang berada diwisma atlet. Netizen mengeluhkan jika sajaperawatyang sudah berhubungan dengan pasien tersebut lalu berpura pura sehat di depan pasien lainnya.

Sementara itu pihak Rumah Sakit Darurat Covid 19 Wisma Atlet melakukan pemeriksaan terhadap perawat yang diduga melakukan hubungan intim sesama jenis dengan salah satu pasien positif Covid 19. Informasi mengenai hal ini sebelumnya viral di media sosial. Wakil Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Brigjen Muhammad Saleh Mustafa mengatakan pemeriksaan telah dilakukan terhadap perawat terkait dengan kabar tersebut.

"Masih diduga. Sedang diperiksa," ujar Saleh kepada wartawan, Sabtu (26/12/2020). Pemeriksaan belum dilakukan kepada pasien yang diduga melakukan hubungan sesama jenis, karena masih berstatus positif Covid 19. "Pasiennya masih positif sehingga belum diperiksa. Sedang diperiksa yang perawatnya. Sabar dulu ya," kata Saleh.

Pihak Wisma Atlet belum dapat memutuskan langkah selanjutnya terkait temuan ini. Saat ini, Saleh mengungkapkan, pihaknya masih mendalami dugaan hubungan seks sesama jenis ini. "Sementara belum diputuskan langkah selanjutnya karena masih diproses, diduga sesama jenis," ujar Saleh. ( )

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *