Fri. Sep 24th, 2021

Keluarga pengendara motor Yamaha NMAX mengalami kecelakaan di Desa Panggung, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Yanto (25), adalah warga Desa Harakit Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, yang mengalami kecelakaan tragis bersama istrinya Iping (25) dan anaknya Dilun (4). Yanto dikabarkan mengembuskan nafas terakhirnya Kamis (2/7/2020) pagi tadi.

Sedangkan anaknya Dilun meninggal dunia di tempat kejadian, setelah mengalami luka parah akibat benturan keras setelah menabrak pick up. Sementara istrinya yang sedang hamil dan mengalami luka memar meninggal dunia di RS H Hasan Baseri Kandangan, saat melahirkan akibat keguguran. Kades Panggungan,Muliadi kepada banjarmasinpost.co.id siang tadi menginformasikan, korban Yanto meninggal dunia pagi tadi, setelah kritis akibat luka parah hampir di seluruh tubuh.

“Jadi satu keluarga telah meninggal dunia akibat kecelakaan itu,”kata Muliadi. Mengenai uang yang terbakar bersama sepeda motor, Kades mengatakan sisa abu dan kertas yang masih tersisa sudah diamankan Polsek Loksado. Sementara itu, Kasatlantas Polres HSS AKP Anton, yang dikonfirmasi terkait kecelakaan tersebut menjelaskan, peristiwanya terjadi Rabu, 1 Juli 2020 sekitar pukul 12.00 wita. Adapun tempat kejadian, tepatnya di Jalan Brigjen H Hasan Baseri kilometer 21 Rt 02 Rw 01 Desa Panggungan, Kecamatan Loksado HSS.

Untuk kronologi kejadian, menurut Kasat Lantas, sebelum bertabrakan, sepeda Motor Yamaha NMAX yang dikendarai Yanto melaju dari arah Kandangan menuju Loksado . Sedangkan dari arah berlawanan, yaitu Loksado menuju Kandangan melaju Suzuki Pick Up Warna Hitam yang dikemudikan Suryadi (40). Saat di TKP sepeda motor melambung ke kanan jalan, sehingga membentur bagian depan kabin mobil pick up. Selanjutnya sepeda motor terbakar di tempat kejadian. Akibat kecelakaan itu, sepeda motor terbakar 100 persen.

Kondisi mobil pick up mengalami penyok pada kabin depan serta kaca depan retak. Pengendara N Max yang terdiri satu keluarga itu mengalami luka berat,bahkan anak laki lakinya berusia empat tahun, Dilun meninggal dunia. Mengenai pengemudi pick up, Suryadi dan istrinya Hairunnisa yang menumpang di mobil itu hanya mengalami memar dan benjol di dahi.

Kerugian akibat terbakarnya sepeda motor itu ditaksir Rp 35 juta. Penyebab kecelakaan, dijelaskan Kasatlantas akibat sepeda motor melambung ke kanan jalan, sehingga membentur bagian depan kabin mobil pick up. “Kondisi pengendara sepeda motor maupun pengendara mobil pickup sendiri dalam keadaan sehat,”kata Anton.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *